Resensi film
RUDI HABIBI - HABIBIE & AINUN 2
Oleh Desi Diana,M.Pd
Judul buku : Rudi Habibie (Habibie dan Ainun 2)
Directur : Hanung Bramantyo
Produser : Manoj Punjabi
Excutive producer : Dhamoo Punjabi
Creative Producer : Shania Punjabi
Pembuat film : MD Pictures
Tahun : 2016
Jenis Film :Kisah nyata
Pemain : Reza Rahadian (Bj Habibi), Chelsea Islan, Ernest prakasa,Indah Permatasari, Pandji Pragiwaksono, Boris Bokir, Dian Nitami,Donny Damara,Millane fernandes, Cornello Sunny,Leroy Osmani
Soundtrack : Mencari cinta sejati (Topan),Mata Air (, Nona Manis (Dodoy), oh Baby (dodoy)
Film yang berjudul Rudi habibi merupakan sambungan dari judul film Habibie dan Ainun. Sebuah film yang menceritakan kehidupan nyata Bapak Bj Habibi mantan wakil presiden dan presiden indonesia yang terkenal dengan kejeniusan dan kegigihannya memajukan Negara tercinta Indonesia. Karya yang sangat bagus, banyak muatan moral dan sejarah. Sangat layak ditonton oleh generasi muda Indonesia untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta negeri Indonesia.
Alur cerita sangat menarik, menyajikan sedikit cuplikan bangsa Indonesia yang sangat kental dengan keanekaragaman suku budaya. Menyajikan fakta bahwa rasa cinta terhadap suku yang terlalu tinggi begitu sangat kuat di jaman dulu yang membuat Bangsa kita tidak mudah bersatu.
Ayah dari Bapak habibi merupakan contoh warga negara yang revolusioner dan sangat cinta persatuan. Dia berani melawan aturan tradisi yang membuat jarak dan pemecah bangsa. Dia menanamkan rasa bangga sebagai Bangsa Indonesia kepada putra/putrinya dan mendidik mereka menjadi generasi yang rajin belajar dan pantang menyerah meraih sebuah impian.
Kisah habibi disajikan sangat menarik dimulai dari perjuangannya mendapatkan tempat singgah di jerman yang penuh perjuangan. Dengan kepandaiannya akhirnya beliau bisa menarik simpati pemilik rumah dan mendapatkan rumah singgah dengan fasilitas sederhana.
Alur cerita dibuat mundur menceritakan tentang kehidupan rudi habibi sewaktu kecil dengan rasa ingin tahunya yang tinggi tentang pesawat. Peran sang ayah dan ibu sangat terlihat jelas dalam proses pendidikannya sehingga dia memiliki kepandaian diatas rata-rata dan menjadi juara kelas.
Ketakwaan dan karakter yang kuat terlihat jelas dari setiap dialog yang diucapkan oleh reza sebagai pemain peran rudih. Kitab Alquran menemani kepergiannya ke jerman untuk menuntut ilmu dan dia selalu menunaiakan kewajibannya sebagai seorang muslim meskipun di negara yang tidak mengenal Tuhan. Dia tidak malu melaksanakan ibadah di depan umum di ruangan yang sempit demi melaksanakan kewajibannya sebagi seorang muslim.
Kisah perjuangan bapak rudi habibi ketika kuliah membuat cerita di film ini mengharukan . Biaya kuliah yang belum dikirim kan ibunya tuk keperluan hidup mengajarkan bahwa hidup penuh perjuangan dan harus bersabar. Namun dengan keterbatasan yang ada, dia tidak mengeluh dan terus mendapatkan prestasi yang baik dalam kuliahnya.
Konflik dalam film ini dikemas sangat menarik yaitu tentang idealismenya bapak habibie mempertahankan impiannya membuat pesawat dengan namai. Tanpa dukungan dari pemerintah idan tidak mau di danai oleh pemerintah asing. Rasa nasionalisme yang tinggi tetap dimilikinya, meskipun dalam keterbatasan dan berada di negeri orang dengan kekurangan dana. Sebuah sikap yang patut dicontoh oleh generasi muda Indonesia.
Msalah percintaan bapak habibie juga dikisahkan dengan sangat menarik. Cinta sepihak dari putri raja solo yang tidak diketahui bapak habibi yang terkadang membuat masalah. Kisah cintanya yang berbeda agama penuh perjuangan, namun harus terpisah karena tidak disetujui ibu tercinta. Semua kisah ini semakin membuat film ini sangat menarik dan membuat penonton menangis terbawa suasana.
Cerita, musik dan suasana di film ini dikemas dengan indah. Sangat layak ditonton oleh semua kalangan. Penuh dengan muatan moral dan keteladanan. Sayang sekali kalau kita tidak pernah menontonnya.
#onedayonepost
#nonfiksi
#Resensifilm
#secercahperjuangan.blogspot.com
Minggu, 07 Januari 2018
Resensifilm
Antara Karir dan keluarga
Antara karir dan keluarga
Oleh Desi Diana,M.Pd
Bagi para ibu yang bekerja pasti sering mengalami dilema saat diberikan pilihan antara keluarga dan kerjaan. Keluarga tentu menjadi fokus utama seorang ibu rumah tangga, tetapi terkadang karena beberapa alasan membuat ibu tidak bisa melepaskan pekerjaannya sehingga memilih kedua hal tersebut dikerjakan bersamaan.
Menjadi ibu yang bekerja sekaligus mengurus rumah tangga diperlukan tenaga dan pikiran ganda agar semua yang diurus berjalan lancar. Rasa lelah terkadang menjadi rutinitas yang terpaksa harus dinikmati. Berbagai upaya dilakukan sehingga tidak ada urusan yang terlantar dan terabaikan. Istirahat sejenakpun terkadang terlewatkan sebelum semua tugas terselesaikan.
Itulah peran ganda yang menuntut tanggung jawab besar. Pengorbanan dan perjuangan seorang ibu yang harus mengurus rumah tangga dan bekerja. Cibiran dan pujian kerap datang berganti menguji kesabaran. Semua harus dijalani penuh keikhlasan. Agar kedua tugas sebagai ibu rumah tangga dan ibu bekerja berjalan lancar, seorang ibu harus berpikir dan bekerja seefektif dan seefesien mungkin. Sebagai bahan referensi dalam melaksanakan dua tugas tersebut,berikut adalah tips yang dapat dilakukan.
1. Laksanakan tugas utama seorang ibu
Tugas utama seorang ibu tentu adalah mengatur urusan rumah tangga dan mendidik anak. Tugas ini tidak bisa ditinggalakan dan digantikan oleh orang lain. Meskipun ada pekerja yang membantu, ibu harus tetap mengontrol dan memantau semua yang terjadi dalam rumah tangganya. Masalah keluarga harus menjadi urusan utama dan yang diutamakan. Kenyamanan dan keamanan semua keluarga adalah tanggung jawab ibu sebagai ibu rumah tangga. Kebersihan dan kerapihan rumah, menu sehari-hari harus selalu tersaji dengan baik. Kesibukan dalam bekerja harus dinomor duakan setelah masuk ke rumah. Usahakan urusan kerja diselesaikan ditempat kerja dan tidak dibawa ke rumah.
2. Utamakan pendidikan agama dan karakter anak
Sebagai oarang tua bekerja kita tidak bisa selalu memonitor kegiatan anak kita. Rasa hawatir sering kali muncul ketika anak-anak bermain dengan teman sebayanya. Hal tersebut seharusnya tidak perlu kita cemaskan jika kita sudah mendidik anak kita sejenak dini. Tanamkanlah akidah kepada anak kita, sehingga dia tahu yang benar dan salah serta melaksanakan sesuatu karena kesadaran dirinya bukan karena takut atau terpaksa. Ajarkan tatakrama berbicara dan berbuat, sehingga anak-anak tidak mudah menyakiti hati orang lain dengan sikap dan perbuatannya.
3. Delegasikan tugas kepada anggota keluarga
Anggota keluarga adalah bagian dari keluarga yang memiliki peraan masing-masing. Libatkanlah mereka dalam mengerjakan tugas rumah tangga, sehingga meningkatkan kekeluargaan dan rasa memiliki terhadap rumah. Pembagian tugas rumah tangga akan memudahkan ibu dalam mengurus rumah. Kemandirian dan rasa tanggung jawab pun akan terbentuk dengan sendirinya pada semua anggota keluarga. Kerjasama dan keakraban akan semakin tercipta.
4. Buat jadwal acara keluarga
Kesibukan setiap anggota keluarga sering kali menyita waktu bersantai bersama. Rutinitas yang dilakukan membuat kita sibuk dengan aktivitas masing-masing. Jadwalkanlah waktu khusus untuk melepas kepenatan bersama semua anggota keluarga. Kegiatan ini bisa dilakukan harian, pekanan atau bulanan. Jadwal harian bisa dilakukan sehabis solat subuh atau setelah solat isya yang diisi dengan bercerita tentang kegiatan seharian yang dilakukan. Acara pekanan bisa dilakukan dengan pergi bersama ke suatu tempat seperti makan di restoran. Acara bulanan bisa dilakukan dengan kegiatan wisata atau silaturahim ke rumah saudara.
5. Jadikan Pekerja di rumah sebagai mitra
Kehadiran pekerja di rumah terkadang diperlukan untuk membantu mengerjakan tugas yang tidak bisa ibu lakukan. Pilihlah pekerja yang sabar dalam menjaga anak-anak, terutama bagi ibu pekerja yang memiliki balita. Berikan arahan apa yang harus dilakukan kepada pekerja di rumah dan delegasikan dengan baik.
#onedayonepost
#nonfiksi
#temabebas
#secercahperjuangan.blogspot.com
Kamis, 04 Januari 2018
Resensi buku non fiksi
Resensi buku
MENJELAJAH TATA SURYA
Oleh Desi Diana,M.Pd
Judul buku : Menjelajah Tata surya dengan Literasi STEM
Pengarang : Desi Diana,M.Pd
Penerbit : Situseni
Tahun terbit : 2017
Jenis Buku : Buku pelajaran
Harga buku : Rp 60.000
Buku menjelajah tata surya dengan literasi STEM (sains,teknologi, enjenering dan matematika) merupakan buku bahan ajar yang berisi materi IPA. Buku ini sangat cocok digunakan oleh guru dan pelajar yang ingin memahami lebih dalam materi tata surya. Pendekaatan yang digunakan dalam buku ini yaitu literasi STEM merupakan pendekatan pembelajaran yang masih baru dan belum banyak digunakan. Penggunaan pendekatan ini membuat daya tarik tersendiri untuk buku ini, karena Literasi STEM merupakan pendekatan yang populer digunakan di negara maju seperti Amerika, Jepang, Australia dan Korea.
Di pasaran belum tersedia buku yang mengintegrasikan literasi STEM dalam buku ajar. Buku sejenis yang membahas tata surya hanya membahas konsep sains, teknologi, enjenering dan matematika secara terpisah-pisah, sehingga pelajar tidak memahami materi secara utuh.
Pembahasan tata surya pada buku ini disajikan dalam 6 bab. Setiap bab tersebut membahas teori tata surya, berbagai macam planet di tata surya, bumi sebagai planet, bulan sebagai satelit, gerhana matahari dan bulan, dan penjelajahan antariksa.
Tata letak gambar dan teks pada buku ini cukup artistik dan indah dilihat. Gambar dan warna yang digunakan dalam buku ini membuat tampilan buku ini menarik dan tidak membosankan untuk dibaca. Penyajian fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang ditampilkan di buku ini, membuat rasa ingin tahu pembaca terhadap isi buku menjadi semakin besar.
Tampilan setiap bab pada buku ini terdiri dari tiga bagian yaitu pendahuluan, isi materi dan penutup. Bagian pendahuan berisi kompetensi isi, tujuan pembelajaran dan istilah penting. Bagian isi merupakan penjelasan materi yang disusun menjadi sub bab. Bagian penutup berisi rangkuman materi yang memudahkan pembaca memahami isi buku. Selain itu, bagian penutup juga berisi soal-soal latihan yang dapat mengukur pemahaman pembaca terhadap isi buku.
Tujuan pembelajaran pada buku ini bukan hanya meningkatkan pengetahuan pembaca saja. Terdapat tiga aspek tujuan pembelajaran yang diharapkan tercapai melalui penggunaan buku ini. Tiga aspek tersebut yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap, sesuai tuntutan kurikulum 2013.
Pengetahuan pembaca dapat semakin bertambah dengan membaca informasi yang disajikan tentang tata surya. Keterampilan pembaca dapat juga bertambah dengan melakukan kegiatan proyek membuat produk tata surya yang prosedurnya disajikan di buku ini. Sikap spiritual, ilmiah dan sosial pembaca juga dapat terbentuk karena di setiap awal bab disajikan ayat-ayat yang mengingatkan akan kebesaran Tuhan.
Setiap karya tiada yang sempurna, begitupun dengan buku ini. Penyajian prosedur percobaan yang terlalu singkat membuat pemahaman pembaca dapat berbeda-beda. Kreatifitas dan keuletan dari pembaca menjadi faktor keberhasilan produk yang akan dibuat. Soal yang disajikan pada tiap ahir bab cukup menarik karena mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dikenal dengan HOT (high other thiking). Tetapi, bagi pembaca yang belum terbiasa menghadapi soal berbentuk HOT akan kesulitan menjawab soal yang diberikan.
Terlepas dari kekurangan dan kelebihan yang terdapat di buku ini. Buku ini sangat sesuai digunakan oleh guru dan pelajar sebagai buku pegangan. Buku ini juga sangat bagus dijadikan referensi bagi semua pihak yang ingin memperdalam materi tata surya. Pengintegrasian literasi STEM dalam buku ini juga bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi semua pihak yang ingin mengenal literasi STEM dan mempraktekkannya dalam pembelajaran.
#onedayonepost
#nonfiksi
#Resensibukunonfiksi
#secercahperjuangan.blogspot.com
Rabu, 03 Januari 2018
Tips menulis
TIPS MENULIS
Oleh Desi Diana,M.Pd
Pernahkah saat menulis kamu kehilangan kata yang akan dituliskan?. Pikiran terasa macet, dan berhari-hari males menulis?. Kalau pernah, berarti kamu tidak sendirian, semua pernulis pernah mengalaminya.
Kesulitan menuangkan ide dan rasa jenuh melanda saat menulis merupakan hal yang wajar. Bahkan penulis buku best seller pun pernah mengalaminya. Jadi jangan cemas, yang penting kamu tidak berlama-lama dalam keadaan seperti itu. Cukup sehari atau dua hari mengistirahatkan pikiran sejenak. Nikmati hidup dan keluar dari rutinitas menulis. Temukan kembali semangat menulis dari apa yang kita lihat, dengar dan rasakan.
Menulis sebagai aktivitas menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan tentu membutuhkan banyak kosakata. Kosa kata tersebut tidak akan muncul dengan sendirinya ke dalam pikiran kita jika kita tidak menambahkannya. Ketika kosa kata sudah berkurang ,saat itulah kita akan merasakan kebuntuan dalam menulis.
Kreatifitas sangat dibutuhkan oleh para penulis. Mengelola pikiran dan emosi juga sangat penting dilakukan oleh para penulis. Jangan samapi menulis tergantung mood sehingga karya yang dihasilkan minim dan tidak berkelanjutan. Jangan sampai kita dikenal sebagai mantan penulis.
Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengembalikan semangat menulis. Beberapa tips dari para penulis dapat juga kita jadikan rujukan, karena pengalaman dari para sesama penulis biasanya akan lebih bermakna. Berikut ini merupakan tip yang dapat digunakan saat kita jenuh menulis atau mengalami kebuntuan menuangkan ide.
1. Istirahatkan pikiran
Pikiran manusia sama seperti mesin yang jika terlalu lama dipakai dia akan mengalami kerusakan. Istirahatlah sejenak dari kegiatan menulis, nikmati indahnya hidup dengan melakukan kegiatan lain yang mampu menghibur diri. Bercanda bersama keluarga. Mendengarkan musik, belanja, menikmati indahnya alam dapat dijadikan salah satu pilihan.
2. Bersilaturahim dengan teman-teman penulis
Bergabung dengan sesama penulis dalam sebuah komunitas banyak mendapatkan keuntungan. Berkunjung dan berbicara dengan sesama penulis dapat membantu kita menghilangkan rasa jenuh dalam menulis. Beberapa tips dapat kita peroleh dari mereka secara nyata bukan hanya sekedar teori, sehingga kita pun bisa termotivasi dan semangat kembali.
3. Banyak membaca
Banyak membaca akan membuat kita banyak menulis, itu sudah hukum alam. Tidak mungkin kita bisa menuangkan banyak kata jika kita tidak pernah memasukan banyak kata dalam pikiran kita. Berbagai informasi dan ide akan banyak kita temukan saat membaca. Membaca di sini bisa dengan cara membaca buku, situasi, dan pikiran orang lain. Tuangkanlah informasi yang kita daptkan tersebut dalam sebuah tulisan yang menarik.
4. Mendengarkan berita
Informasi yang kita peroleh sangat membantu dalam proses menulis. Semakin banyak informasi, semakin banyak ide tulisan yang akan kita buat. Mendengarkan berita di televisi bisa jadi salah satu inspirasi untuk kita membuat tulisan yang aktual dan terpercaya.
5. Mengikuti kegiatan penulisan
Pelatihan menulis sangat bermanfaat kita ikuti, untuk mengembangkan keterampilan kita dalam membuat sebuah tulisan yang menarik dan enak di baca. Perkembangan teknologi dan ilmu kepenulisan semakin hari semakin berubah. Beberapa metode dan teknik kepenulisan bisa kita dapatkan ketika mengikuti pelatihan. Beberapa tips membuat buku best seller kemungkinan bisa juga kita dapatkan. Jangan pernah bosan dan lelah untuk mengembangkan diri jika kita ingin semakin produktif menulis. Pikiran dan akal kita layaknya sebuah pisau yang harus diasah dengan mempelajari ilmu pegetahuan dan keterampilan.
Semoga lima tips menghilangkan kejenuhan menulis di atas dapat membantu kita semua menjadi penulis yang produktif. Jika ada yang mau menambahkan dipersilahkan dan sangat dinantikan, demi kebaikan para penulis.
#onedayonepost
#nonfiksi
#temabebas
#secercahperjuangan.blogspot.com
Antara PISA dan GLS
Antara GLS dan PISA
Oleh :Desi Diana,M.Pd
Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan membaca dan menulis yang dikenal dengan literasi. Membaca dan menulis sebenarnya hanyalah sebagian dari literasi yang disebut literasi dasar. Terdapat banyak sekali jenis literasi, seperti literasi sains, literasi bahasa, literasi digital dan literasi yang lainnya.
Kemampun berliterasi semua negara di dunia dapat diketahui dari hasil PISA (program for international students assesment). PISA dilaksanakan setiap tiga tahun sekali yang diikuti oleh semua negara yang tergabung dalam OEDC (organisation for economic and development).
Indonesia merupakan salah satu negara yang mengikuti PISA dari tahun 2000. Bidang yang diujikan pada PISA adalah kemampuan dalam tiga bidang yaitu bahasa, matematika dan sains. Hasil PISA Indonesia dari tahun ke tahun sangat memprihatinkan, yaitu menjadi juara ke 64 dari 65 negara yang mengikuti PISA pada tahun 2012. Skor PISA negara Indonesia pada tahun 2015 mengalami sedikit peningkatan ke posisi 63 dari 72 negara yang mengikuti. Skor tertinggi yang diraih pelajar Indonesia hanya mampu mencapai level 4 dan tidak dapat mencapai level tertinggi yaitu 5. Hal ini mengindikasikan kemampuan literasi pelajar Indonesia masih sangat rendah.
Berbagai program diluncurkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kemampuan literasi pelajar Indonesia. Salah satu proram literasi yang sekarang marak dilaksanakan adalah gerakan literasi sekolah (GLS). GLS merupakan program literasi dengan sasaran para tenaga pengajar dan pelajar di lembaga pendidikan.
Tenaga pengajar diharapkan memiliki kemampuan yang tinggi dalam memahami informasi yang tersiar dan dapat menghasilkan suatu karya tulis yang bermanfaat khususnya bagi dunia pendidikan. Para pelajar melalui GLS diharapkan dapat memilih informasi yang benar dan tidak sembarangan menyebarkan berita bohong. Selain itu mereka juga diharapkan dapat menghasilkan karya tulis berupa puisi, artikel atau cerpen.
GLS dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah di Indonesia dengan kegiatan awalan berupa membaca buku selama 15 menit setiap hari di sekolah. Buku yang dibaca bukan buku pelajaran melainkan buku cerita yang menarik untuk dibaca. Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar memiliki hobi membaca dan pada akhirnya menjadi manusia yang literat.
Salah satu tujuan dilaksanakannya program GLS adalah menaikan peringkat indonesia dalam program PISA. Bentuk soal yang disajikan dalam PISA sangat berbeda sekali dengan soal ulangan harian, ujian semester, ujian nasional dan soal olimpide. Soal PISA dibuat dengan memasukan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Pertanyaan yang diajukan berupa gabungan beberapa konsep dari suatu pelajaran.
Tingkat kognitif yang diukur pada soal PISA bukan ingatan dan pemahaman pelajar melainkan kemampuan berpikir kritis yang dikenal dengan high other thinking (HOT). Para pelajar Indonesia sangat kesulitan memahami dan menjawab soal PISA. Mereka belum terbiasa menghadapi soal HOT yang merupakan soal yang mengukur kemampuan menganalisis.
GLS diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi pelajar Indonesia. Kemampuan menganalisis informasi para pelajar menjadi meningkat. Selain itu mereka juga diharapkan dapat menerapkan ilmu yang mereka pelajari di sekolah dalam mengatasi masalah yang terjadi di lingkungan mereka.
Melaui GLS para guru diharapkan melakukan pembelajaran yang mengembangkan kemapuan kognitif pelajar bukan hanya pada tingkat hapalan (C1), pemahaman (C2) dan penerapan (C3) . Tingkat kognitif pelajar yang harus dikembangkan melainkan pada level yang lebih tinggi yaitu analisis (C4) dan mencipta (C5) yang dikenal dengan HOT. Selain itu soal yang diujikan pun harus soal HOT yang mengukur kemampuan berpikir kritis siswa.
Berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut, semoga membuat pelajar indonesia menjadi terbiasa menghadapi soal HOT seperti soal PISA. Harapannya di tahun 2018 pelajar Indonesia dapat menyusul ketertinggalannya dan dapat meraih peringkat di PISA tahun 2018.
#onedayonepost
#nonfiksi
#tema bebas
#secercahperjuangan.blogspot.com
Jumat, 29 Desember 2017
Ceria-Mengisi-liburan
CERIA MENGISI LIBURAN
Hal yang paling ditunggu-tunggu oleh kita semua adalah liburan. Kita terasa bebas dari rutinitas kegiatan yang terkadang menjemukan. Beberapa orang mungkin sudah merencanakan kegitan liburan dengan baik sebelum liburan tiba. Namun, ada juga yang masih kebingungan dalam mengisi liburan.
Santai sejenak dari rutinas dan berekreasi menjernihkan pikiran tentu kebutuhan semua orang. Kegiatan ini dapat menenangkan pikiran dan menghilangkan kesedihan. Liburan merupakan waktu yang tepat melakukan kegiatan ini.
Bagi yang memiliki dana lebih, sangat mudah mengisi liburan. Pergi rekreasi atau berbelanja ke mall bisa menjadi pilihan. Liburan terasa menyenangkan. Bagaimana dengan yang tidak memiliki dana lebih, apakah bisa mengisi dan menikmati liburan?.
Banyak program dan kegiatan yang ditawarkan oleh berbagai pihak dalam rangka mengisi kegiatan liburan. Dari yang berbayar sampai yang gratis banyak tersedia. Berbagai supermarket bahkan memberikan diskon besar untuk menarik pengunjung di masa liburan.
Kejelian memilih kegiatan saat liburan sangat diperlukan,sehingga tidak menimbulkan kekecewaan. Berikut ini adalah tips yang dapat dipersiapkan dalam mengisi liburan .
1.Siapkan dana liburan
Berlibur ke suatu tempat tentu perlu biaya, minimal biaya untuk transportasi. Siapkanlah dana khusus untuk liburan, sehingga kita tidak kebingungan masalah uang. Mulailah menyisikan uang untuk ditabung yang akan kita gunakan untuk liburan.
2.Cari info tempat wisata yang dapat dikunjungi
Banyak tempat wisata yang menarik untuk kita kunjungi. Sebelum kita berencana pergi ke suatu tempat, carilah info tentang biaya masuk, fasilitas dan rute menuju ke tempat tersebut. Informasi bisa didapatkan melalui internet atau tanya teman yang sudah pergi kesana.
3.Buat rencana liburan
Liburant anpa rencana kadang membuat kita kerepotan karena belum ada persiapan. Sebelum liburan tiba buatlah rencana tempat yang akan dikunjungi atau kegiatan yang akan dilakukan selama liburan.
4.Buat alternatif agenda liburan
Persiapkanlah rencana tempat wisata alternatif atau kegiatan alternatif sebelum liburan tiba. Jadi jika agenda atau kegiatan pertama tidak memungkinkan dilakukan, kita masih punya rencana berikutnya.
5.Bersihkan dan rapihkan rumah sebelum berlibur
Liburan membuat kita meninggalkan rumah cukup lama, oleh karena itu sebelum berlibur bersihkan dan rapihkan rumah. Rumah yang ditinggal berliburpun saat kita kembali tidak akan kotor dan hanya membutuhkan sedikit tenaga untuk membersihkannya dari debu.
Bagi kita yang belum punya persiapan liburan karena masih sibuk dengan tugas atau keterbatasan dana, liburan tetap bisa menyenangkan. Mengisi liburan tidak harus ke luar rumah. Liburan di rumah juga mengasikan jika kita bisa pintar-pintar mengisi kegiatan. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan selama liburan diantaranya :
1.Menata ulang perabotan di rumah
Penataan perabotan di rumah yang rapih dapat membuat suasana rumah nyaman. Gunakanlah waktu libur kita dengan menata ulang tata letak perabotan di ruang tamu, ruang keluarga dan kamar tidur. Penambahan hiasan dan ganti warna cat juga bisa dilakukan jika memungkinkan, tentu semakin membuat kita nyaman tinggal di rumah.
2.Mensortir barang yang sudah tidak penting
Barang-barang yang kita beli, sering kali menumpuk di lemari. Sering kali kita lupa dan tidak pernah digunakan. Alangkah baiknya barang tersebut dipilih dan disumbangkan kepada yang membutuhkan agar lebih bermanfaat. Selain itu menambah amal tabungan pahala bagi kita.
3.Merawat kebun
Kebun dan bunga sering kali kita lupakan saat kita sibuk bekerja. Sekarang lah saat yang tepat merawat mereka, tata ulang letak penyimpanan pot bunga dan buang tangkainya yang sudah mulai mengering agar semakin cantik.
4.Bersilaturahim dengan saudara dan teman
Berkumpul bersama saudara atau teman saat liburan sungguh sangat mengasyikan. Berbagi cerita dan tawa membuat semakin erat tali kekerabatan dan pertemanan. Mengundang mereka datang ke rumah kita untuk berkunjung juga bisa dilakukan.
5.Membaca dan menulis
Membaca dan menulis merupakan kegiatan bermanfaat yang bisa kita lakukan ketika hari libur. Membaca memberikan banyak informasi dan pengetahuan yang dapat kita tuangkan menjadi tulisan. Dua kegiatan ini dapat mencerdaskan dan jika beruntung dapat menghasilkan uang.
Menikmati liburan dan bersantai saat liburan sah-sah saja dilakukan. Tapi harus diingat, jangan sampai berlebihan sehingga lupa mempersiapkan diri untuk menghadapi habisnya liburan. Jangan sampai keasyikan sehingga dana pun terkuras untuk mengisi liburan.
#onedayonepost
#nonfiksi
#artikel tema bebas
#secercahperjuangan.blogspot.com
Kamis, 28 Desember 2017
Perayaan tahun baru
PERAYAAN TAHUN BARU
MENURUT SYARIAT ISLAM
Tahun baru merupakan moment yang ditunggu oleh banyak orang sedunia. Perayaan moment ini selalu dihiasi keramaian dan gemerlapnya kembang api di malam pergantian tahun. Akhir tahun 2017 masehi ini pun sudah ditunggu- tunggu oleh mereka yang suka merayakannya. Namun, dalam rangka menyambut tahun baru ini ada pesan tersebar melalui media sosial whatsApp (WA) untuk membuat sepi perayaan tahun baru. Perayaan tahun baru sebaiknya dilakukan di mesjid dengan berdzikir dan beribadah kepada Allah. Bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini ?
Pengertian tahan Baru
Tahun baru adalah suatu kebudayaan masyarakat dengan melakukan perayaan saat berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun berikutnya. Perayaan tahun baru di Indonesia dan sebagian besar negara di dunia dilakukan pada tanggal 1 Januari karena kalander yang digunakan adalah kalender Gregorian (wikipedia.org)
Sejarah perayaan tahun baru
Menurut wikipedia, perayaaan tahun baru sudah dimulai sejak 200 tahun sebelum masehi di timur tengah. Penduduk Mesopotamia merayakan pergantian tahun pada tanggal 20 Maret yaitu saat matahari berada di atas khaltulistiwa.
Pada tahun setelah masehi perayaan tahun baru dilakukan oleh bangsa Romawi, dalam rangka menyembah dewa yang bernama Janus. Janus merupakan salah satu dewa sesembahan bangsa romawi yang memiliki dua wajah, satu menatap ke depan dan satunya menatap ke belakang. Makna dari dua wajah ini merupakan filosofi masa depan dan masa lalu seperti pergantian tahun (Amni Nur, 2011).
Jika dilihat dari asal mulanya perayaan tahun baru, kita bisa melihat bahwa perayaan tahun baru bukan ajaran islam. Perayaan tahun baru dilakukan oleh orang kafir yang menyembah dewa. Dapat disimpulkan juga bahwa tahun baru adalah hari raya orang kafir. Sangat menyedihkan sekali, saat ini kaum muslimin di seluruh dunia ikut merayakan malam tahun baru tanpa tahu maknanya. Mereka hanya mengikuti perkembangan jaman tanpa tahu ajaran islam atau bukan.
Pandangan islam tentang perayaan tahun baru
Kalender masehi bukan kalender yang dipergunakan oleh umat islam. Kalender hijriah merupakan kalender yang dipergunakan umat islam dalam mengatur waktu solat dan kegiatan lainnya. Kalender ini dibuat dengan memperhatikan perputaran bulan bukan matahari seperti tahun masehi. Adapun pandangan islam tentang perayaan tahun baru adalah melarang perayaan tahun baru. Hal ini sesuai dengan hadist dan ayat Alquran yaitu:
1. “ Siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut” (Hadist shahih riwayat Abu Daud)
2. “ Hai orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (rahasia) karena kasih sayang,; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..”(QS. Al-Mumtahanan:1)
3. “ Dan orang-orang yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhamad) sebelum engkau mengikuti agama mereka...” (QS al-baqarah ayat 120)
Sejarah islam belum pernah merayakan pergantian tahun baru masehi seperti yang dilakukan seperti sekarang ini. Oleh karena itu, setelah kita tahu bahwa perayaan tahun baru tidak sesuai dengan ajaran islam alangkah baiknya kita tidak turut merayakannya. Himbauan yang beredar melalui WA untuk menyepikan perayaan tahun baru sebaiknya kita lakukan dan viralkan. Bukankah mencegah orang lain berbuat dosa adalah sebuah kemulian yang dapat mendapatkan pahala dari Allah SWT ?.
Sumber :
1. https://id.m.wikipedia.org.Tahun baru-wikipedia bahasa indonesia, ensiklopedia bebas
2. Amni Nur Baits. 2011. https://konsultasisyariah.com. Hukum merayakan tahun baru
#onedayonepost
#nonfiksi
#artikelviral
#secercahperjuangan.blogspot.com